Optimasi gambar merupakan bagian dari SEO On Page atau mengoptimasi website dari halaman-halaman website yang dimiliki.
Mungkin terdengar sederhana, tinggal tambah gambar udah selesai.
Namun ada best practice yang bisa kamu lakukan agar gambar bukan hanya melengkapi isi halaman tapi juga mendongkrak traffic untuk website.
Untuk memahami lebih lengkap tentang optimasi gambar ini, simak selengkapnya pada artikel berikut ini.
Apa itu Optimasi Gambar SEO?
Optimasi gambar SEO adalah serangkaian cara yang dilakukan untuk memastikan gambar di dalam sebuah halaman web:
- Cepat dimuat (loading web tidak lemot)
- Relevan dengan kontennya
- Bisa dikenali oleh mesin pencari
- Dan pastinya mampu mendongkrak peringkat di SERP
Dengan kata lain, ini bukan cuma soal “gambar terlihat menarik”, tapi bagaimana gambar tersebut bisa berkontribusi langsung ke performa SEO.
Kenapa Optimasi Gambar Itu Penting?
Gambar dan teks yang ada di halaman website kamu itu bisa saling nyambung.
Teks sebagai deksripsi dari isi halaman, sedangkan gambar menjadi pelengkap agar orang lebih paham dengan isi dari kontennya.
Selain itu, gambar juga menjadi cara terbaik agar user ketika masuk ke website tidak mudah bosan dan bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaannya.
Namun gambar untuk dioptimasi di website tidak boleh sembarang website.
Misal gambar terlalu besar, karena akan membuat halaman jadi lambat.
Atau nama file-nya aneh (misalnya IMG_0987323.jpg), search engine nggak ngerti itu gambar tentang apa.
Kemudian kalau alt text-nya kosong, kamu kehilangan kesempatan buat menjelaskan isi gambar ke Google.
Dan yang paling parah, kalau gambar kamu ternyata bikin user experience jelek, pengunjung bisa langsung kabur sebelum baca isi kontenmu.
Kesimpulannya, gambar bukan bisa dioptimasi ke user baik robot Search Engine dan juga pengguna web.
Masalah Umum dalam Gambar yang Tidak SEO Friendly
Namun ada banyak masalah umum yang aku temui ketika pertama kali mau optimasi sebuah website, dan ini hampir rata-rata terjadi dari setiap client yang aku bantu kerjakan SEO nya.
1. Ukuran file terlalu besar
Gambar yang terlalu besar bisa menyebabkan halaman website jadi lambat untuk dimuat.
Hal ini karena gambar membutuhkan waktu untuk di download.
Selain itu, gambar besar juga berpengaruh ke penggunaan bandwidth yang akhirnya akan berpengaruh ke experience user yang buruk.
2. Alt text kosong atau tidak relevan
Alt text itu bisa bantu Google buat memahami gambar.
Kalau alt nya kosong, Google bingung gambar apa yang kamu masukan.
3. Nama file tidak deskriptif
Menurut Australian Internet Advertising nama file berpengaruh terhadap SEO.
Nama file bukan hanya sekedar pengaturan media, tapi sebagai elemen penting dalam strategi SEO.
4. Format gambar tidak efisien
Melansir dari Google Search Central, Google hanya mendukung format seperti BMP, GIF, JPEG, PNG, WebP, SVG, dan AVIF.
Format gambar yang tidak sesuai dengan standar dari Google bisa berpengaruh terhadap performa gambar tersebut di SERP.
Lalu, Gimana Cara Optimasi Gambar yang Benar?
Tenang, bro. Di bagian ini kita bakal bahas solusi langkah demi langkah biar gambar kamu makin SEO-friendly:
1. Gunakan Gambar yang Relevan
Pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih atau membuat gambar yang relevan dengan isi dari konten atau halaman kamu.
Namun jika kamu perlu mematuhi aturan tentang hak cipta yang berlaku.
Kamu bisa tambahkan sumber gambar agar tetap menghormati pemilik gambar yang asli.
Yang harus kamu pahami, gambar yang kamu upload harus memberi wawasan tambahan tentang isi halaman.
Selain itu, gunakan gambar untuk memecah teks agar pembaca lebih betah berlama-lama di halaman tersebut.
2. Tambahkan Alt Text
Alt text atau alternatif teks adalah deskripsi gambar dalam bentuk kode di halaman website kamu.
Dengan menggunakan teks ini, robot Search Engine bisa mengenali gambar yang kamu upload.
Hal yang biasa aku lakukan, aku selalu gunakan keyword di alt-text.
3. Beri Nama File Gambar
Sama seperti halnya Alt Text, kamu juga bisa memberikan nama file gambar tersebut menggunakan keyword.
Dari pada menggunakan nama file yang tidak jelas seperti “IMG_0987323.jpg” kamu bisa ganti sesuai dengan target keywordnya.
Misalnya kalo di konten ini, maka gambarnya akan aku kasih nama cara-optimasi-gambar-yang-benar.jpg
4. Kompres Gambar
Agar gambar tidak terlalu besar dan membuat loading website jadi lemot kamu bisa gunakan tools gratis seperti TinyPNG atau Compress JPG untuk membuat gambar jadi lebih kecil ukurannya.
Namun harus pastikan agar gambar tidak berubah secara kualitas atau malah jadi nge-blur.
5. Gunakan Format yang Didukung
Google mendukung format seperti BMP, GIF, JPEG, PNG, WebP, SVG, dan AVIF.
Kamu bisa menggunakan format seperti diatas agar bisa perform di SERP.
6. Letakan Gambar dengan Teks yang Relevan
Jangan asal upload gambar tapi malah tidak memberikan kelengkapan dari isi halaman.
Hal ini akan membantu user lebih tau isi dari konten yang kamu buat.
7. Gunakan Responsive Image (srcset)
Supaya gambar bisa tampil disemua device dan tidak membuat user menunggu terlalu lama kamu bisa gunakan gambar responsive.
8. Pakai Lazy Load
Menggunakan Lazy Load pada gambar bisa meningkatkan loading website dengan cara menundan loading video atau gambar.
Kamu bisa menambahkan loading=”lazy” pada tag gambar.
Atau jika kamu menggunakan wordpress, kamu bisa menggunakan plugin untuk membuat lazy pada setiap gambar.
Studi Kasus Mini
Salah satu website yang pernah aku kelola ini mendapatkan traffic dan klik dari gambar yang relevan dan sudah dioptimasi untuk SEO.
Seperiti keyword desain baju PDH.
Gambar yang aku buat itu bisa masuk ke halaman 1 Google dan mendapatkan beberapa klik dan konversi dari sana.
Artinya, gambar itu bukan hanya untuk memberikan pemahaman kepada audiens atau pembaca konten saja, tapi juga bisa jadi cara agar website mendapatkan banyak klik dari gambar.
Seperti Apa Gambar yang SEO Friendly Itu?
Gampangnya, ini ciri-cirinya:
- Ukuran kecil tapi tetap jernih
- Nama file pakai bahasa manusia, bukan kode acak
- Ada alt text yang menjelaskan isi gambar
- Bisa tampil dengan baik di mobile maupun desktop
- Pakai lazy load
- Kalau bisa, original dan unik
Kesimpulan
Optimasi gambar bukan sekadar urusan teknis.
Ini bagian penting dari strategi SEO yang utuh.
Banyak orang fokus ke keyword, H1, dan backlink, tapi lupa sama satu elemen yang diam-diam berpengaruh besar ke performa gambar.
Sekarang giliran kamu!
- Coba audit semua gambar di blog atau websitemu.
- Ganti nama file, tambahkan alt text, kompres ukurannya.
Atau kalau kamu pengen dibantu audit dan optimasi gambar di websitemu, yuk ngobrol.
Siapa tahu bisa bantu kamu naik posisi di Google dengan jasa SEO Indonesia dari aku!





